lubang bekas galian zaman dahulu
campurtapimisah - Benawa-Bakti adalah sebuah dusun di pedalaman jauh kalimantan sana tepatnya kalimantan barat di kabubaten bengkayang. Daerah ini bisa di katakan tertinggal jika di banding dusun yang ada di pulau jawa, sebab tidak ada sinyal komunikasi di sana bahkan listrik saja baru masuk di akhir tahun 2017, untuk urusan akses jalan juga tidak kalah tertinggalnya tidak adanya angkutan umum yang lewat di sana padahal di himpit oleh 2 kecamatan yaitu kecamatan Monterado dan kecamatan Samalantan mungkin ini juga yang jadi alasan kenapa jalan rayanya lebih menyedihkan dengan lubang di mana mana.
kaum ibu-ibu yang turut mencari batu
Pernah ada ungkapan di kalangan orang tua zaman dahulu kerja yang rajin jangan malas nanti anak istri mu mau di kasi makan apa ? makan batu ?..
gambar di atas menunjukan kaum ibu-ibu di dusun benawa bakti ini yang pergi ke gunung berjalan selama berjam jam untuk mencari batu dari tambang-tambang tradisonal yang di kerjakan dengan tangan.
lubang galian tampak dari atas dengan dinding dari kayu
ini adalah lubang tambang batu yang ada di pegunungan dimana untuk pengerjaannya sampai sedalam 25 Meter memakan waktu hinga berbulan-bulan demi mencari bongkahan batu yang ada jalur emasnya, tidak sedikit yang sudah menggali sampai kedalaman maksimum hasilnya nihil.
kadang jadi berfikir dengan ungkapan kerja keras tidak menghiati hasil ayolah bung kurang keras apa batu yang ada di gunung ini.
alat penarik batu-batu yang sudah di hancurkan di dalam lubang
Alat untuk menarik batu-batu hasil dari pecahan selama pengerjaan di dalam lubang dengan cara di tarik ke atas menggunakan jerigen yang di potong bagian atasnya, sedangkan alat komunikasinya adalah kaleng yang di lubangi dengan tali sampai ke dasar lubang seperti prinsip lonceng yang di tarik. dimana alat bantu pernafasan selama di dalam lubang adalah dengan exhaust fan yang di gerakan listrik dari genset agar terjadinya sirkulasi udara selama proses penggalian.
Pemandangan matahri terbenam di atas gunung
ada sunset nan cantik untuk menemani mereka di waktu sore sambil nyeruput kopi hitam dan rokok kretek..
sembari menunggu nasib sedikit berbaik hati agar tak perlu ngancurin kerasnya batu demi lembutnya nasi..











